Agenda Pilkada Jabar 2013

Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat pada 2013 akan dilakukan bersamaan dengan pemilu di sejumlah daerah seperti Kota Sukabumi, Kota Cirebon, Kab. Bandung Barat, dan Kab. Sumedang.
Ketua Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat (KPU) Jabar Ferry Kurnia mengatakan instansinya telah memastikan jadwal pemilu bersamaan tersebut yaitu pada 24 Februari 2013.
“Kami telah menyampaikannya kepada Gubernur Jabar, para pimpinan partai, dan pimpinan daerah. Surat pemberitahuan sudah kami sampaikan. Yang penting mereka mengetahui terlebih dahulu,” katanya kepada wartawan hari ini.
Dia mengatakan alasan pemilu bersamaan tersebut untuk efisiensi waktu dan anggaran. Sedangkan pemilihan tanggal 24 Februari karena berpatokan pada masa akhir jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon.
Dia mengemukakan masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon berakhir pada 15 Maret 2013.
Berdasarkan peraturan, katanya, pemilu harus diadakan sebulan sebelum masa jabatan berakhir.
“Sehingga kami memutuskan tanggal 24 Februari itu,” ujarnya.
Ferry mengatakan dengan penetapan pemilu pada 24 Februari tersebut berarti tahapan pemilu akan berjalan mulai Juli 2012 sebagai tahap persiapan. “Pada bulan Juli tersebut, ketetapan-ketetapan, keputusan-keputusan harus sudah disahkan,” katanya.
Setelah itu, pada Agustus, KPU Jabar segera melakukan tahapan pemutakhiran data pemilih, pembentukan panitia pemilihan di tingkat kecamatan dan kelurahan (PPK/PPS).
Pada periode tersebut, katanya, pemerintah daerah harus sudah memberikan Daftar Penduduk Potensial Pemilih (DP4)) kepada KPU.
“Data tersebut yang harus segera kami olah untuk dimutakhirkan. Hal lainnya yang perlu dipastikan ialah jumlah penduduk. Ini penting untuk menentukan prasyarat calon independen yang akan masuk,” katanya.
Dia mengatakan kepastian jumlah pemilih tersebut akan mempengaruhi besarnya anggaran.
Untuk saat ini, KPU Jabar memprediksikan jumlah pemilih pada pemilu 2013 sebanyak 33 juta orang.
Akan tetapi, dia memperkirakan jumlah pemilih pada 2013 bisa mencapai 38 juta orang.
“Perbandingannya, pada Pilgub 2008 terdapat 28 juta pemilih. Pada 2009 sebanyak 30 juta. Kemungkinan pada 2013 bisa mencapai 38 juta.” ujarnya.
Untuk efisiensi, KPU Jabar juga akan menekan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) dari 79.000 TPS pada pada Pilgub 2008 menjadi sekitar 70.000 TPS.

About Suara Rakyat

Sebuah proses demokratis pemilihan Kepala Daerah untu Jawa Barat yang nantinya akan menghasilkan nama pasangan pemimpin yang akan mengelola daerah Jawa Barat selama lima tahun. Dalam proses ini membutuhkan pemilih yang cerdas agar kelak yang memimpin daerah Jawa Barat adalah orang yang berkualitas dan bertanggung jawab dan bisa menjadi tauladan bagi rakyatnya.
Gallery | This entry was posted in Agenda Kegiatan and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s