Hormat menghormati antar pemeluk agama

Kerukunan beragama berarti hubungan sesama umat beragama dilandasi toleransi, saling pengertian, saling menghormati, menghargai kesetaraan dalam pengamalan ajaran agamanya dan kerjasama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan UUD RI tahun 1945.

Umat beragama dan Pemerintah harus melakukan upaya bersama dalam memelihara kerukunan umat beragama dibidang pelayanan, pengaturan, dan pemberdayaan umat beragama., termasuk dalam mendirikan rumah ibadah harus memperhatikan
pertimbangan ormas keagamaan yang berbadan hukum dan telah terdaftar di pemerintah daerah setempat, termasuk pertimbangan dari Forum Kerukunan Umat Beragama. Yang disingkat FKUB.

Pemeliharaan kerukunan umat beragama di tingkat provinsi menjadi tugas dan kewajiban gubernur yang dibantu oleh kepala kantor wilayah departemen agama provinsi..sedangkan untuk di Kabupaten/Kota menjadi tanggung jawab bupati/walikota. Yang dibantu oleh kantor departemen agama kabupaten/kota.

Sama seperti halnya yang terjadi di Indramayu sekalipun dikenal sebagai daerah santri, Kang Yance juga memberikan kebebasan bagi pemeluk agama lain untuk menjalankan agama sesuai dengan ibadahnya masing-masing.

Untuk menciptakan kerukunan beragama di wilayah tersebut peran FKUB juga menjadi sangat vital sebagai forum komunikasi umat beragama, melalui FKUB inilah Bupati Irianto selalu aktif mensosialisasikan perlunya kerukunan umat beragama. Kerukunan ini diperlukan agar mereka memiliki pemahaman dan tanggungjawab sebagai warga negara untuk memberikan kontribusi terhadap pembangunan di Indramayu. Perbedaan agama janganlah dijadikan pemecah belah persatuan dan kesatuan.

Namun, perbedaan itu haruslah dijadikan motivasi untuk membangun komunikasi antara pemeluk agama agar terjalin hubungan yang harmonis. Setiap ada masalah yang muncul dalam hubungan antar agama, di musyawarahkan dan diselesaikan layaknya sebuah keluarga besar, sehingga tidak muncul diktator mayoritas dan tirani minoritas.

About Suara Rakyat

Sebuah proses demokratis pemilihan Kepala Daerah untu Jawa Barat yang nantinya akan menghasilkan nama pasangan pemimpin yang akan mengelola daerah Jawa Barat selama lima tahun. Dalam proses ini membutuhkan pemilih yang cerdas agar kelak yang memimpin daerah Jawa Barat adalah orang yang berkualitas dan bertanggung jawab dan bisa menjadi tauladan bagi rakyatnya.
This entry was posted in Gagasan Cagub and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s