Yance Kritik Kebijakan Ekonomi Jabar

Ketua Dewan Perwakilan Daerah Partai Golkar Jawa Barat Dr. H. Irianto M.S. Syafiuddin (Yance) mengkritik kebijakan perekonomian di Jawa Barat. Menurutnya, selama hampir lima tahun ini, fokus kebijakan ekonomi tidak jelas.

“Arah kebijakan ekonomi di Jawa Barat tidak jelas. Banyak keluhan dari pengusaha. Peran pengusaha juga seperti dikesampingkan. Ini menimbulkan situasi yang tidak kondusif bagi pengembangan usaha dan perekonomian di Jabar,” tutur Yance, Sabtu (10/2) malam saat berdialog dengan pengusaha Jawa Barat yang tergabung dalam Kantor Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat.

Menurutnya, komitmen pemimpin di Jawa Barat untuk membangkitkan perekonomian harus ditingkatkan. Selama ini, visi ekonomi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tidak jelas dan terkesan kurang konsisten. Sehingga beberapa program peningkatan ekonomi tidak terasa.

“Ini fakta. Saat ini banyak pengusaha di Jawa Barat yang berkeluh kesah. Mereka tidak bisa berbuat apa-apa, sebab tidak ada dukungan memadai dari pemerintah,” tegas Yance.

Yance menuturkan, karena kebijakan ekonomi tidak jelas, pengusaha terutama yang menjadi anggota Kadin Jawa Barat semata hanya berkutat pada soal tender proyek pemerintah. Padahal, banyak peluang ekonomi yang bisa digali dan dikembangkan, seperti halnya potensi perekonomian kerakyatan.

“Repotnya, saat pengusaha mengambil insiatif, sering terganjal oleh kebijakan-kebijakan pemerintah yang membatasi gerak pengusaha. Ini karena pemimpin kurang berkomitmen dalam membangun sinergitas antara pengusaha dengan pemerintah, terutama untuk kepentingan rakyat,” katanya.

Yance juga mengemukakan perlunya percepatan pembangunan di desa-desa di Jawa Barat. Dia menjanjikan setiap desa akan disuntik dana sebesar Rp 500 juta. “Kalau saya jadi gubernur, saya akan beri dana setiap desa sebesar Rp 500 juta untuk percepatan pembangunan desa,” tegasnya.

Ketua Kadin Jawa Barat, Agung Sutisna membenarkan kritik Yance. Selama ini, fokus pemerintah di Jawa Barat kepada perkembangan perekonomian tidak jelas. Bahkan pengusaha banyaak ditinggalkan dan perannya seolah dibatasi.

“Karena itu, Kadin membutuhkan figur calon pemimpin Jawa Barat yang pro pada pengembangan usaha dan perekonomian,” tutur dia. SUMBER : http://www.pikiran-rakyat.com

About Suara Rakyat

Sebuah proses demokratis pemilihan Kepala Daerah untu Jawa Barat yang nantinya akan menghasilkan nama pasangan pemimpin yang akan mengelola daerah Jawa Barat selama lima tahun. Dalam proses ini membutuhkan pemilih yang cerdas agar kelak yang memimpin daerah Jawa Barat adalah orang yang berkualitas dan bertanggung jawab dan bisa menjadi tauladan bagi rakyatnya.
This entry was posted in Politik and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s